Orientasi P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) di SMP N 1 Mirit
Orientasi P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) di SMP N 1 Mirit
Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) merupakan salah satu upaya promotif kesehatan jiwa untuk memberikan bantuan atau dukungan psikologis yang paling dasar dan sederhana bagi individu yang sedang mengalami kejadian yang (dianggap) berat dandan menyebabkan luka psikologis. Luka psikologis adalah perasaan tidak nyaman yang sifatnya berlebih dan mengganggu aktivitas keseharian, yang disebabkan oleh kejadian berat atau (yang dianggap sebagai) krisis. Krisis yang dimaksud di sini adalah insiden atau peristiwa penuh tekananyang dianggap luar biasa.
Apa itu luka psikologis?
Perasaan tidak nyaman yang sifatnya berlebih dan mengganggu aktivitas keseharian, yang disebabkan oleh kejadian yang berat atau (yang dianggap) sebagai krisis.
Prinsip-prinsip Tindakan P3LP : Secara umum, P3LP diawali dengan tahap Persiapan, Pelaksanaan dan Terminasi dengan memperhatikan 3 prinsip utama yaitu Memperhatikan, Mendengarkan, Menghubungkan (3M). Tahap. Berikut merupakan penjabaran tiap tahapan.
1. Tahap Persiapan
- Mempelajari kejadian atau kondisi krisis yang terjadi.
- Menentukan tingkat kondisi orang-orang yang mengalami kondisi krisis.
- Memetakan sumber daya yang ada di sekitar kejadian yang dapat dioptimalkan untuk mendukung P3LP yang akan dilakukan.
- Memperhatikan keamanan dan keselamatan selama melakukan P3LP
2. Tahap Pelaksanaan
Dilaksanakan dengan sosialisasi dan orientasi P3LP oleh Kemenkes di sekolah dengan alur sebagai berikut :
- Sosialisasi program ke sekolah;
- Pembentukan tim koordinator program oleh manajemen sekolah;
- Pembuatan SOP pelaksanaan oleh manajemen sekolah dan tim koordinator program;
- Sosialisasi program P3LP beserta SOP pelaksanaan ke pemangku kebijakan (guru, siswa, dll);
- Pembentukan satuan petugas first aider (siswa dan/atau pemangku kebijakan lainnya);
- Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program beserta pengayaan berkelanjutan.
3. Tahap Terminasi
Tahap terminasi atau fase akhir di mana proses pemberian bantuan psikologis dasar diakhiri. Tahap ini dilakukan setelah guncangan emosional atau krisis yang dialami individu sudah mereda, atau ketika individu tersebut telah berhasil dirujuk (link) ke tenaga profesional.
Prinsip P3LP yaitu Memperhatikan, Mendengarkan, Menghubungkan (3M). Adapun masing-masing prinsip dijabarkan seperti dibawah ini.
1. Memperhatikan
- Memperhatikan keamanan helpee dan diri sendiri sebagai penolong pertama.
- Mengamati kondisinya, reaksi emosional terhadap krisis. Misalnya, menangis, bengong atau melamun, gemetar, berteriak, dll.
- Beri penanganan medis/fisik atau hubungkan ke layanan gawat darurat (klinik dokter, puskesmas, atau RS), apabila ada kondisi gawat darurat (medis/fisik).
- Memenuhi kebutuhan dasar atau praktis yang mendesak. Contoh: mengajak ke tempat yang aman.
- Perhatikan gejala atau reaksi emosi yang muncul.
2. Mendengarkan
Mendengarkan dengan aktif, suportif, dan penuh empati. Mendengarkan dilakukan tidak hanya dengan telinga, tetapi juga dengan seluruh anggota tubuh. Mata memberikan perhatian yang memadai, Mulut memberi tanggapan/ respon yang menenangkan dan hati memiliki rasa kepedulian dan menghargai individu.
3. Menghubungkan
Menghubungkan dengan bantuan lanjut yang dibutuhkan, baik profesional (tenaga kesehatan jiwa seperti psikolog, dokter, atau psikiater) maupun dengan orang-orang terdekat individu, seperti keluarga, teman, saudara, atau guru.
Dalam tatanan pendidikan, sasaran yang kami harap bisa menjadi first aider antara lain: guru, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali, maupun siswa sebagai konselor sebaya, salah satunya melalui integrasi dengan program Sekolah Sehat.
Pada hari Selasa, 06 September 2026 Puskesmas Mirit melaksanakan P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) di SMP N 1 Mirit yang turut mendukung sebagai first aider untuk menciptakan ruang aman dan lingkungan sekolah yang peka terhadap kesehatan mental siswa.
Tidak semua orang yang mengalami krisis pasti membutuhkan Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis. Jangan pernah memaksakan P3LP pada orang yang tidak (merasa) membutuhkan. Sebagian orang butuh waktu.
